Call us: 0361-701981 | E-mail: poltek@pnb.ac.id

pnb Terdepan, Profesional, Berdaya Saing Internasional

Workshop Sehari Disiplin Pegawai Negeri Sipil

Workshop Disiplin PNS

Kamis, 27 Juli 2017 bertempat di Widya Guna Politeknik Negeri Bali (PNB) telah berlangsung workshop sehari dengan tema Membangun Disiplin Dan Pemahaman Teknis Pemrosesan Pemberhentian Kasus Pelanggaran Disiplin Pegawai Negeri Sipil Sesuai Dengan Peraturan Pemerintah No 53 Tahun 2010 Jo Perka BKN No 21 Tahun 2010. Workshop ini diselenggarakan oleh Sub Bagian Kepegawaian PNB. Kegiatan workshop sehari ini dengan mendatangkan narasumber Adi Sulistyo, S.H., MH selaku Kepala Sub Bagian Disiplin dan Pemberhentian Kemenristekdikti. Acara dibuka oleh Pembantu Direktur I PNB dan dilanjutkan dengan pemamparan materi oleh narasumber. Dalam pemaparannya narasumber menyampaikan Prinsip Pembinaan Disiplin PNS, Kewajiban dan Larang PNS berdasarkan PP No 53 Tahun Tahun 2010 Jo Perka BKN No 21 Tahun 2010. Hal menarik dari Workshop ini adalah adanya simulasi kelompok, yang mana para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan melakukan simulasi kasus pelanggaran disiplin hingga bagaimana penyelesaiannya.

Dilihat dari prilaku beberapa pegawai PNB, ada diantaranya berprilaku yang dikenal dengan istilah yaitu 704 dalam kepegawaian. 704 dalam artian jam tujuh datang, ditengah kosong tidak ada kinerja, dan jam empat pulang. Jika hal ini dibiarkan secara terus menerus mungkin akan mengikis prilaku dan moralitas kepada pegawai yang lainnya, yang berdampak pada penurunan kinerja dan pencapaian pegawai sehingga secara keseluruhan akan berdampak pada kinerja organisasi. Hal ini menjadi latar belakang workshop mengenai kedisplinan dan pemahaman teknis pemrosesan kasus pelanggaran disiplin, sehingga dapat meningkatkan kinerja PNB sebagai kampus vokasi terdepan di Indonesia.

Ni Ketut Nurhayati, SE selaku pelaksana menyampaikan harapan dengan diselenggarakannya workshop ini adalah terjadinya kesamaaan persepsi terhadap pengimplementasian Peraturan Pemerintah No 53 Tahun 2010 kemudian sesuai dengan ketentuan pelaksanaan Perka BKN N0 21 Tahun 2010. Jadi ada kesamaan persepsi antara atasan dan bawahan sehingga penjatuhan disiplin terhadap keterlambatan atau pelanggaran terhadap kewajibannya bisa terjadi kesamaan persepsi karena dalam peraturan tersebut ada 17 kewajiban 15 larangan, larangan harus dihindari dan kewajiban harus dilaksanakan, jika melanggar maka akan dijatuhi hukuman disipin sesuai dengan tingkatan jenis hukuman, yaitu ringan, sedang, dan berat.

Tags: Politeknik Negeri Bali, PNB, Kampus Vokasi Terdepan, Disiplin PNS

Go to top of page