Menyasar Milenial, Pengabdian Prodi UPW-PNB di Desa Wisata Cau Belayu, Tabanan

Pengabdian Prodi UPW-PNB di Desa Wisata Cau Belayu

Program Studi Usaha Perjalanan Wisata Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali (PNB) menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat terkait peningkatan kompetensi kelompok sadar wisata (pokdarwis) melalui pelatihan kepemanduan wisata dan pengelolaan homestay dalam pengembangan Desa Wisata Cau Belayu, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Desa Wisata Cau Belayu merupakan salah satu desa binaan Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali memlaui MoU (nota kesepahaman) dengan desa wisata setempat.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Wisata Cau Belayu dilaksanakan Sabtu, 05 Juni lalu yang dihadiri oleh Ketua Jurusan Pariwisata PNB Prof. Ni Made Ernawati, MATM., Ph.D; Ketua Unit Pengabdian kepada Masyarakat PNB, Putu Adi Suprapto, S.H., LL.M; Ketua dan para dosen Prodi Usaha Perjalanan Wisata PNB; Perbekel Desa Cau Belayu, I Putu Eka Jayantara; segenap anggota Pokdarwis Desa Wisata Cau Belayu, dan anggota STT (Seka Truna -Truni) dari 4 Banjar Dinas di Desa Cau Belayu.

Pengabdian Prodi UPW-PNB di Desa Wisata Cau Belayu

Yang menarik dari pengabdian kepada masyarakat kali ini adalah sifat futuristiknya. Secara sengaja panitia pengabdian mengkonstruksi kegiatan ini sedemikian rupa dengan menyasar kaum milenial masyarakat Cau Belayu. Para peserta pengabdian asal desa ini berasal dari generasi-generasi yang berusia sangat muda dan fresh. Pertimbangannya adalah, beberapa tahun ke depan mereka akan berusia matang dan sudah bisa mewujud-nyatakan aktivitas bisnis desa wisatanya dalam pengertian yang sebenarnya melalui pelayanan kepada wisatawan dan pengelolaan homestay-homestay dan fasilitas-fasilitas kepariwisataan lainnya yang ada. 

Ketua Jurusan Pariwisata Ni Made Ernawati dalam sambutannya menekankan bahwa Desa Wisata memerlukan keberlanjutan yang terus-menerus dan dukungan dari semua pihak. Menurutnya, potensi-potensi yang ada di Desa Wisata Cau Belayu merupakan modal awal dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang mengedepankan prinsip green tourism yang ramah alam, lingkungan, dan sosial budaya setempat.

Ketua Unit Pengabdian PNB Putu Adi Suprapto menambahkan, Politeknik Negeri Bali tetap berkomitmen dalam pengembangan Desa Wisata Cau Belayu. Dengan penyelenggaraan pengabdian ini, diharapkan terdapat peningkatan kompetensi kelompok sadar wisata (pokdarwis) dalam pelaksanaan tour guiding dan pengelolaan homestay. Di tengah pandemi Covid-19 yang belum tuntas benar, Desa Wisata Cau Belayu diingatkan bersiap untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang tentunya sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Ditambahkannya, “Untuk ke depannya, Politeknik Negeri Bali siap memfasilitasi kegiatan-kegiatan lain yang dapat dilaksanakan di desa wisata ini

Perbekel Desa Cau Belayu I Putu Eka Jayantara menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap pembinaan Desa Wisata di Desa Cau Belayu, khususnya terhadap anak-anak muda di desanya, dan berharap kegiatan ini dapat berlanjut untuk meningkatkan kompetensi generasi milineal dan Pokdarwis Desa Wisata Cau Belayu dalam mengelola desa wisatanya. “Kami dari Desa Wisata Cau Belayu juga siap sebagai mitra Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bai dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan menerima pemagangan atau Praktik Kerja Lapangan untuk mahasiswa”, lanjutnya.