PNB Siapkan Program Doktor Terapan Pariwisata Yang Berpeluang Pertama di Indonesia

Bertempat di Gedung Widya Guna, Jurusan Pariwisata melaksanakan workshop nasional sehari bertema “Doktor Terapan dalam Sistem Pendidikan Politeknik” Jumat, 03 Desember 2021. Tujuan workshop tidak lain adalah membuka dan membuat jalan bagi terwujudnya Program Studi Bisnis Pariwisata Program Doktor Terapan di Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali. Workshop yang berlangsung hybrid –offline dan online—ini menghadirkan Tim Pengembangan Perguruan Tinggi Program Vokasi Kemendikbudristek, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, dan Koordinator Tim Pengusul Program Studi Bisnis Pariwisata Program Doktor Terapan Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali.

Lipur Sugiyanta ST, M.Kom, Ph.D yang mewakili  Tim Pengembangan Perguruan Tinggi Program Vokasi secara daring menyampaikan bahwa instrumen di Silemkerma untuk program doktor terapan saat ini sedang dipersiapkan. Draftnya sedang disusun sehingga di website hanya tertulis “coming soon”. Dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta ini banyak menyampaikan hal-hal rinci yang harus dipersiapkan untuk mendirikan program doktor terapan, mulai dari kelayakan dosen hingga kurikulum dan aspek-aspek fisik yang mendukung.

Prof Dr I Nengah Dasi Astawa M.Si dalam paparannya secara luring melalui paper “Pendirian Program Doktor Terapan untuk Menguatkan SDM Industri Pariwisata” menuturkan, bila proyek percontohan Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali ini berhasil, ia sangat berpeluang menjadi program studi doktor terapan pertama di negeri ini. Lebih khusus lagi, program ini akan mensuplai SDM berkepakaran tinggi bagi dunia bisnis pariwisata dan keberhasilan entrepeneurship terkait, lebih-lebih Bali adalah destinasi wisata dunia yang sangat ramai kunjung. Pihaknya (LLDIKTI Wilayah VIII) tentu bersyukur karena keberhasilan Prodi ini akan menunjukkan eksistensi kelembagaan yang dipimpinnya.

Sementara pembicara ketiga Dr I Gede Mudana M.Si mewakili Tim Pengusul Program Studi Bisnis Pariwisata Program Doktor Terapan Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali menunjukkan kesiapan pihaknya dalam pembentukan Prodi ke-20 di Politeknik Negeri Bali dan kelima di Jurusan Pariwisata ini. Darinya tampak semua hal sudah disiapkan seperti aspek-aspek pengisian kisi-kisi instrumen, termasuk latar pendirian Prodi, nama Prodi, profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, kurikulum, dan kelengkapan-kelengkapannya. Menurutnya, pihaknya hanya sedang menunggu instrument program doktor terapan di Silemkerma saja.

Workshop dibuka oleh Wakil Direktur III I Gusti Ngurah Bagus Catur Bawa, ST, M.Kom mewakili Direktur Politeknik Negeri Bali yang pada saat bersamaan diundang langsung Gubernur Bali terkait penyampaian konsep Ekonomi Kerthi Bali di tempat lain. Dalam sesi penutupan acara, Direktur Politeknik Negeri Bali I Nyoman Abdi, SE, MeCom yang hadir secara luring menyampaikan dukungannya dalam berbagai hal untuk memajukan Politeknik Negeri Bali melalui pendirian program doktor terapan pariwisata yang berada di jenjang 9 KKNI. Infrastruktur dan suprastruktur sudah dipersiapkan termasuk memajukan para dosennya untuk nantinya mengawal program studi kebanggan ini sebagai kelanjutan pembentukan Program Studi Perencanaan Pariwisata (Matrappar) yang baru tiga tahun sudah sangat laku dan dikenal.

Sementara Ketua Jurusan Pariwisata Prof Ni Made Ernawati, MATM, Ph.D mengungkapkan, bila projek ini berhasil segera, tentu Jurusan Pariwisata sebagai salah satu garda depan Politeknik Negeri Bali akan memiliki jenjang pendidikan yang lengkap mulai dari diploma, S-1 terapan, magister terapan, hingga doktor terapan. Karenanya, menurut guru besar pariwisata ini, semua pihak termasuk kalangan industri yang menjadi stakeholder Politeknik Negeri Bali agar mendukungnya secara nyata. [anadum]